Breaking News

Pedagang Daging Sapi Di Cianjur Lakukan Aksi Mogok Berjualan

CIANJUR - Sejumlah pedagang daging sapi di pasar tradisional Kabupaten Cianjur berencana melakukan aksi mogok berjualan. Aksi tersebut rencananya akan berlangsung hari ini , Senin 10/08 hingga beberapa hari kedepan, hal itu dilakukan diakibatkan mahalnya harga dan kurangnya pasokan daging sapi dipasaran.

Menurut H. Asep (52), salah seorang pedagang daging mengatakan, kenaikan harga terjadi sejak lima hari yang lalu karena beberapa hari sebelumnya harga daging sapi berkisar Rp 90.000 hingga Rp 95.0000 per kilogram.

"Saat menjelang hari raya Idul Adha, harga daging sapi potong mencapai kisaran Rp 120 ribu per kilogram. Hal inilah yang mendasari para pedagang mogok berjualan karena dianggap tidak ada untungnya bagi pedagang daging," tuturnya.

Masih menurut Asep, kenaikan harga daging diakibatkan beberapa rumah potong hewan yang berhenti memotong sapi untuk dijual, dikarenakan kebanyakan sapi dijual dan dikonsumsi di hari raya Idul Adha.

"Akibat rumah potong hewan berhenti produksi yang berdampak pada stok daging menjadi kurang dan harganyapun menjadi mahal karena daging yang saya jual sekarangpun itu stok kemarin," ungkapnya.

Hal senada dibenarkan Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Cianjur, Judi Adi Nugroho. Menurutnya, bahwa memang ada kenaikan harga daging sapi yang cukup tinggi tersebut dan untuk menyikapi hal tersebut dirinya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Cianjur dan akan menanyakan apa penyebab sehingga terjadinya kekurangan stok dan kenaikan harga yang cukup tinggi. "Secepatnya kami akan berusaha untuk bisa menstabilkan harga daging sapi kembali," pungkasnya.

Reporter : Syamsul Rizal
Editor     : Ibra Hermawan